TA PERBANKAN SYARIAH
Mekanisme Akad Murabahah Pada Pembiayaan Produk Mulia Di Pegadaian Syariah Cabang Pekalongan
Pegadaian Syariah cabang Pekalongan sebagai lembaga keuangan syariah non bank yang mempunyai fungsi lembaga intermediary, yakni perantara antara pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang kekurangan dana. Salah satu kegiatan Pegadaian Syariah cabang Pekalongan dengan menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan ke dalam bentuk pembiayaan. Pembiayaan produk MULIA adalah memfasilitasi emas batangan melalui penjualan logam mulia oleh Pegadaian Syariah kepada masyarakat secara tunai dan/ atau dengan pola angsuran dengan proses cepat dalam jangka waktu tertentu yang fleksibel.
Dalam tugas akhir ini terdapat rumusan masalah mengenai mekanisme akad murabahah pada pemmbiayaan produk MULIA di Pegadaian Syariah Cabang Pekalongan. Kegunaan penelitian ini adalah untuk memperoleh gelar ahli madya D3 Perbankan Syariah, untuk menambah pengetahuan tentang pembiayaan produk MULIA di Pegadaian Syariah cabang Pekalongan sebagai bahan tambahan informasi dan referensi bagi mahasiswa dan semua pihak yang membutuhkan.
Jenis penelitian dalam Tugas Akhir ini adalah penelitian lapangan (field research) dan pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari lapangan melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari subjek penelitian namun didapat dari data dokumentasi, laporan-laporan atau arsip-arsip resmi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan produk MULIA di Pegadaian Syariah cabang Pekalongan sangatlah mudah nasabah cukup datang ke Pegadaian Syariah cabang Pekalongan dengan menbawa identitas diri dan sejumlah uang, selain itu dalam pembiayaan produk MULIA terdapat tiga jenis pembiayaan sehingga nasabah dapat memilih pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Ketika nasabah memilih pembiayaan angsuran atau arisan produk MULIA ini terjadi dua akad sekaligus yaitu akad murabahah dan akad rahn, dimana akad rahn sebagai jaminan pembiayaan hingga nasabah melunasi pembiayaan. Pegadaian Syariah cabang Pekalongan dalam menetapkan margin untuk pembiayaan produk MULIA dengan metode angsuran pokok dan margin merata sehingga nasabah dapat mengangsur pembiayaan secara tetap sampai jatuh tempo pembiayaan meskipun terjadi fluktuasi harga emas tidak akan berpengaruh pada pembiayaan.
17TA1712043.00 | TA D-3PBS 17.043 PRA m | My Library (Lantai 3,,Tugas Akhir) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain